Saturday, 27 July 2019

Puisi (Rindu Tak Berjarak)


Rindu tak berjarak
 Oleh Ade Lestari 

 Aku suka pagi, karena saat itu adalah waktu untuk kita bertemu
Aku benci malam, karena saat itu aku harus menabung rindu lagi
Hari hari hanya tentang rindu yang tak berjarak.
Membiarkan diri menatapmu dalam hening

Kau jahat, sungguh. Mengapa ada Makhluk semesta semenarik kamu
Melihat pena mu menari dalam selembar kertas putih itu sangat menarik
Melihat mu berbicara, tertawa dan  terdiam juga menarik
Bahkan ketika kau berkedip saja mampu menghancurkan hati yang sudah ku susun rapi
Maka cintai saja dengan sisa-sisa kepingan yang ada
Pada akhirnya hati kita hanya butuh bahagia

Rindu, yaa ku panggil kau rindu. Karena ketika kita bertemu aku tak pernah berani untuk bicara dan memilih menunduk
Jiwa ciut ini sungguh pantas untuk di tertawakan.
Memilih tak berkutip padahal banyak sekali hal yang ingin ku ceritakan
Entah harus berapa lagi tugasku menuliskan puisi layaknya aku sungguh mengagumi mu
Harus sepuitis apa lagi ku rangkai kata demi kata untuk menggambarkan keindahan mu
Ku putuskan bahwa aku mencintaimu lewat sajak demi sajak yang aku ciptakan .

1 comment:

Puisi (Terhadap Hal Yang Belum Bisa di Paksakan)

Terhadap hal yang belum bisa di paksakan Oleh : Ade Lestari Terhadap hal yang belum bisa di paksakan Aku mengerti akan hal yang terjad...