Wednesday, 12 September 2018

Puisi (Menjadi Opsi)


Menjadi Opsi

 

Ku kira kau hanya mempunyai satu maksud dari senyuman, namun kau memiliki seribu makna dari itu
Ku kira kau hanya mempunyai satu perasaan dari sekian, namun kau bersikap seolah punya rasa pada semua.

Inginku tetap hati pada dirimu
Membuka perasaan yang sudah lama terkubur
Membiarkan diri pergi dari masa lalu
Membuat cerita baru perihal dirimu.

Ku ingin menjadi satu satunya tempat berlabuh
Kandasnya kau menjadikan aku salah satunya kisah yang kau tulis.
Sesak sungguh hati ini
Ku ikhlaskan rasa kecewa menghiasi hari hari.

Mataram 12 september 2018
Wanita berkacamata dengan nama panggilan Tari

Friday, 7 September 2018

Puisi (Dalam Diam)

Dalam diam 

Sore itu, sore yang sangat terkesan
Menatap senja bersama, berharap matahari terbenam dengan indah nya.

Dalam lubuk hati inginku ceritakan sajak perihal kerinduan.
Mendoakan mu pada semesta dengan harap kau juga merasakan.

Aku tidak marah menunggu mu dan sang germelap.
Sendiri menata rindu, mempersilahkan hampa datang silih berganti.

Pada matahari terbenam, kau lukis keindahan tiada kira, keindahan yang sudah sangat lama aku nanti.
Aku tahu kau tak bermaksud membuat hati ini rindu dengan hebatnya.
Pada nyatanya aku sendiri yang salah, aku merindukan mu yang sepantasnya ku pendam sendiri.
Merindu seorang diri, bertahan dalam penantian.


Wanita berkacamata dengan nama panggilan Tari

Puisi (Terhadap Hal Yang Belum Bisa di Paksakan)

Terhadap hal yang belum bisa di paksakan Oleh : Ade Lestari Terhadap hal yang belum bisa di paksakan Aku mengerti akan hal yang terjad...